EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Pembangunan kilang minyak Bontang secara resmi ditunda oleh pihak PT Pertamina. Hal itu dipicu ketidakseriusan investor asal Oman dalam pembangunan kilang tersebut.
Penundaan tersebut ditanggapi Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris, ia tetap optimis pembangunan kilang Bontang akan kembali dilanjutkan, hanya saja saat ini pihak PT Pertamina masih belum berhenti untuk mencari investor baru, mengingat saat ini masih dalam pandemi Covid-19, mungkin akan memakan waktu yang cukup lama.
Baca juga: Satlantas Polres Bontang dan Dishub Wacanakan Jalur Khusus Sepeda
"Tentu kita sangat berharap pembangunan kilang Bontang ini bisa terjadi di Kota Bontang, karena akan mengurangi angka pengangguran dan akan menyerap banyak tenaga kerja," ujar Agus Haris kepada EKSPOSKaltim.com saat di temui di ruang rapat paripurna, Jalan Bessai Berinta Kelurahan Bontang Lestari, Senin (6/7/2020).
Kata dia, Pemerintah Kota Bontang sangat terbuka dengan investasi yang akan masuk ke Kota Bontang, baik dari pertamina maupun investor lain. Terbukti pihaknya bersama OPD terkait mempercepat penyelesaian Perda RTRW Kawasan peruntukan industri.
"Sekarang kembali ke pusat komitmennya seperti apa, jangan kita hanya dijanji dan diberikan informasi yang tidak pasti," terangnya.
Baca juga: Punya Penyakit Bawaan, Pasien Covid-19 di Bontang Meninggal Dunia
Ia menambahkan, sampai saat ini tim percepatan pembangunan kilang Bontang yang di bentuk oleh Pemerintah Kota Bontang belum ada progres yang disampaikan kepada DPRD. Semestinya ketika ada informasi sekecil apapun harusnya tim meminta rapat dengan DPRD untuk membahas hal tersebut.
"Dari 25 orang anggota DPRD tentunya masing - masing memiliki hubungan ke pusat, tentunya kalau kita bahasnya secara terukur tentu kita akan mendapatkan jalan untuk mendapatkan informasi tersebut," tutupnya. (adv)

