PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Pengerjaan Akses Tol Laut Delapan Pelabuhan Kenyamukan Terhambat Cuaca Buruk

Home Berita Pengerjaan Akses Tol Laut ...

Pengerjaan Akses Tol Laut Delapan Pelabuhan Kenyamukan Terhambat Cuaca Buruk
Pelabuhan Kenyamukan, Kutim.

EKSPOSKALTIM, Kutim- Tenggat waktu penyelesaian proyek swakelola jalan pendekat Pelabuhan Kenyamukan, Sangatta, sudah mencapai titik akhir. Rencananya, 8 Mei mendatang  pelabuhan tersebut akan segera diresmikan.

Sekedar diketahui, nantinya dermaga sandar jalur Tol Laut Delapan,  memiliki rute Surabaya, Pare Pare, Sangatta dan Nunukan.

Dari pantauan Ekspos Kaltim, Selasa (02/05) kemarin, pekerjaan pembangunan jalan pendekat sepanjang 2,470 Km masih dalam tahap pengerjaan.

Satu unit eskavator tampak  masih melakukan pengerasan di  jalan masuk, mulai dari Jalan Kenyamukan. Sementara disisi lainnya hanya banyak terdapat tumpukan batu merah.

Haldun Junaidi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum, Kabupaten Kutai Timur mengungkapkan, lambatnya proses penyelesaian jalan pendekat karena faktor alam yang tak bisa dihindari. Yakni, kondisi cuaca yang sering hujan belakangan ini, dan air pasang.

“Memang, seharusnya akhir April sudah bisa dilintasi. Tapi, mau bagaimana. Cuaca hujan terus. Kita nggak bisa kerja kalau hujan. Tanahnya lengket. Selain itu juga di area rawa yang sepanjang 625 meter, kalau pasang airnya naik. Kita tak bisa lakukan pengurukan. Menunggu surut dulu, baru dikerjakan lagi. Tapi saat ini, sisa 300 meter saja lagi yang kita uruk, selebihnya sudah rampung tinggal diratakan dengan batu merah untuk agregatnya,” ungkap Haldun  ditemui di lokasi pembangunan.

Guna mengakali hal itu, lanjut Haldun mengatakan, pihaknya akan meningkatkan intensitas kerja tim menjadi 24 jam. Sehingga, target pengoperasian pada 8 Mei mendatang dapat terkejar.

“Itu, menguruk 300 meter, kalau cuaca panas terus, tiga hari saja rampung. Tapi, ini kita akan tambah unit dumptruk untuk menguruk agar lebih cepat. Jadi sebelum 8 Mei sudah bisa dilalui,” ujarnya.

Meski proyek jalan hanya sampai pada tahap pengerasan saja, Haldun memastikan, jalan yang dibuat nanti mampu dilalui kendaraan besar maupun trailer.

Karena pengerasan yang dilakukan untuk jalan tipe B dengan kapasitas daya beban 8 ton. “Jalan yang kita buat ini tebal, masuk tipe B. Mampu dilalui truk, maupun trailer. Hanya saja, baru agregat. Termasuk di jalan pendekat di atas rawa yang 625 meter. Karena memang untuk dilalui kendaraan-kendaraan besar. Tahap selanjutnya, baru dilakukan semenisasi,” ungkap Haldun.

Sementara itu, terpisah Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang mengatakan penyelesaian jalan pendekat pelabuhan akan terus menjadi perhatiannya.

“Informasi terakhir, memang masih dalam pengerjaan. Karena cuaca juga, kita banyak menghadapi kendala dalam menyelesaikan pekerjaan. Tapi, akan kita kejar terus agar dapat diselesaikan 0secepatnya. Mengingat waktunya sudah sangat dekat,” kata Kasmidi, Rabu (03/05).

Bahkan, ia bersama Bupati Ismunandar berencana melepas langsung pelayaran perdana menuju Pare Pare dan akan menemui Pemda Pare-Pare membahas soal distribusi hasil bumi yang bisa dimanfaatkan kedua daerah.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :