EKSPOSKALTIM, Kutim - Terdapat beberapa bangunan sekolah yang mangkrak sampai sekarang. Sebut saja Sekolah Olahraga yang berada di kawasan Jalan HJ. Masda, dan Sekolah Menegah Atas (SMA) di kawasan Jalan Santai, Sangatta Selatan.
Banyak masyarakat yang mempertanyakan bangunan sekolah tersebut. Karena sejak dimulainya pembangunan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sejak tahun lalu hingga kini belum juga difungsikan.
Berdasarkan pantauan EKSPOSKaltim, pagar bangunan kedua sekolah telah tersegel.
Bangunan gedung sekolah terbilang cukup begitu megah. Namun di beberapa sudut bangunan usang karena tak terawat. Sekeliling pekarangan sekolah juga sudah ditumbuhi rumput setinggi lutut orang dewasa.
Dikonfirmasi langsung, Bupati Kutim Ismunandar, menjelaskan jika lahan pembangunan sekolah itu masih dalam sengketa dengan pemiliknya. "Dulu itu ceritanya tanah masyarakat yang dikasih begitu saja untuk mempersilahkan pemkab bangun sekolah. Bahkan ada juga yang menghibahkan," kata Ismu, Rabu (22/02) sore.
"Tapi sekarang yang bermasalah itu, anak-anaknya. Karena memang dulu orang tuanya yang mempersilahkan Pemkab membangun, ternyata ujung-ujungnya seperti ini," sambungnya.
Lanjut Ismu, untuk masalah sengketa ini Pemkab akan mencari jalan keluar agar bangunan sekolah itu dapat segera di fungsikan. Sangat disayangkan jika aset sekolah itu rusak, tanpa dimanfaatkan.
"Kalau yang punya tanah, nanti kami akan cari jalan keluarnya, bisa diganti. Dulu ada yang mau diganti tapi status lahan itu masih wilayah TNK," pungkasnya.

