EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Pekan depan Komisi II DPRD Bontang menjadwalkan mengunjungi kantor Duta Travel Group (DTG) Bontang, guna menindak lanjuti kasus dugaan penipuan jemaah umrah.
Seperti diketahui, Puluhan jemaah umrah mengaku telah ditelantarkan, namun uang yang mereka setorkan tak kunjung dikembalikan. Anggota Komisi II Sumaryono mengatakan, dewan tengah berupaya menghubungi pihak travel untuk bertemu dan meminta pertanggungjawaban kepada jemaah.
“Tapi sampai saat ini tidak ada respon maupun jawaban. Kami jadwalkan kunjungan ke kantornya,” ujarnya.
Meski begitu, kantor DTG yang beralamat di Jalan MT Haryono, Kelurahan Api-Api, itu tak berpenghuni pasca kasus ini mencuat. Tak seorang pun karyawan terlihat kala jam kerja. Sumaryono mengaku, sejumlah korban jemaah umrah yang sempat ditelantarkan di Jakarta, mendatangi rumahnya agar mendapat solusi dari DTG. Hal ini pula ia harus segera mengambil langkah.
“Sudah kami komunikasikan di komisi II. Kasihan jemaah ini, belum ada solusi yang mereka dapatkan,” tuturnya. (adv)

