EKSPOSKALTIM, Kutim - Pesta Adat Pelas Tanah dan Pesona Budaya Kutim tahun 2016 resmi ditutup usai digelar selama sepekan. Simbolis penutupan kegiatan ini ditandai dengan acara Syukuran Makan Bebaki di Lapangan STQ, Jalan Cut Nyak Dien, Sangatta Utara, Minggu (20/11) pagi tadi.
Hadir dalam acara syukuran, Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ismunandar, Wali Bupati Kutim Kasmidi Bulang, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kutim, Kepala Adat Besar Kutai Kabupaten Kutim H Sayyid Abdal Nanang Al Hasani, dan sejumlah masyarakat Kutim.
Ketua Toko Adat Sanggat Utara, Agus, menjelaskan bahwa makan bebaki adalah makan secara bersama-sama dalam satu baki besar bersama warga.
"Makan bebaki juga merupakan salah satu adat kutai, yaitu makan bersama-sama dalam satu baki besar. Biasanya juga dilakukan dalam acara nikahan ketika ada syukuran," tukasnya.
Sementara, Ketua Pelaksanan Acara Makan Bebaki Aji Dahrin Pranoto menyebutkan bahwa acara ini merupakan wujud syukur atas rezeki melimpah, dan atas terlaksananya acara Pesta Adat Pelas Tanah dan Pesona Budaya Kutim tahun 2016 dengan baik.
"Inilah yang disebut syukuran makan bebaki, karena wujud syukur kami riuhkan secara bersama-sama," tandasnya.

