PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Uang Digital Kaltim Melonjak, Transaksi Tembus Rp15,88 Triliun

Home Berita Uang Digital Kaltim Melon ...

Transaksi uang digital di Kalimantan Timur terus naik dan per September 2025 sudah menembus Rp15,88 triliun, didorong gencarnya edukasi Gerakan Nasional Non Tunai oleh Bank Indonesia Kaltim.


Uang Digital Kaltim Melonjak, Transaksi Tembus Rp15,88 Triliun
Ilustrasi penggunaan Qris. (Xendit)

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Transaksi uang digital di Kalimantan Timur terus naik. Per September 2025 nilainya mencapai Rp15,88 triliun, didorong kampanye Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) oleh Bank Indonesia Kaltim.

Nilai ini berasal dari tiga instrumen pembayaran. APMK masih terbesar dengan Rp13 triliun, naik 5,5 persen dibanding September 2024.

Untuk uang elektronik nilainya Rp705 miliar, naik 0,03 persen dan menyumbang 33 persen transaksi uang elektronik di Kalimantan.

“Untuk QRIS sebesar Rp2,18 triliun, naik 123 persen dibanding tahun sebelumnya, dan berkontribusi 44 persen dari total nominal se-Kalimantan,” kata Kepala Perwakilan BI Kaltim, Budi Widihartanto, di Samarinda, Senin (17/11) dikutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan jumlah pengguna QRIS di Kaltim mencapai 828 ribu, tumbuh dari tahun sebelumnya dan menyumbang 29 persen dari total pengguna QRIS se-Kalimantan. Jumlah merchant QRIS mencapai 743 ribu, naik 32 persen dan berkontribusi 34 persen di Kalimantan.

Budi mengatakan kenaikan transaksi dan jumlah pengguna terjadi berkat gencarnya edukasi BI Kaltim ke masyarakat, komunitas, pelajar, hingga pelaku usaha, termasuk kerja sama dengan berbagai instansi.

Edukasi ini mencakup sosialisasi manfaat dan cara menggunakan berbagai alat pembayaran non tunai untuk mendorong adopsi layanan digital dan memperluas inklusi keuangan.

Meski digitalisasi terus didorong, ia mengingatkan pedagang tidak menolak pembayaran tunai untuk menjaga peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara. BI tetap mengelola Rupiah dari perencanaan, pencetakan, pengeluaran, hingga pemusnahan.

BI Kaltim juga memperkuat edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Bersama Disdikbud Kaltim dan BGTK Kaltim, BI meluncurkan Buku Ajar CBP Rupiah bagi siswa SMA dan SMK.

“Buku ajar ini langkah inovatif karena tidak hanya meningkatkan literasi keuangan, tapi juga menanamkan nilai nasionalisme melalui pemahaman yang lebih dalam tentang Rupiah,” ujar Budi.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :

Komentar Facebook

komentar