PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

MASYARAKAT BERHAK TAK BAYAR PARKIR, BILA TAK DIBERI KARCIS RESMI

Home Berita Masyarakat Berhak Tak Bay ...

MASYARAKAT BERHAK TAK BAYAR PARKIR, BILA TAK DIBERI KARCIS RESMI
Kepala Bidang Perhubungan Darat Dishubkominfo Bontang, Bina Antasariansyah. (Eksposkaltim/Arsyad)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Kerap kali  dijumpai dikalangan masyarakat, banyak tukang parkir yang tak menggunakan karcis untuk diberikan kepada masyarakat yang hendak menggunakan parkir  hal tersebut merupakan pungutan biaya yang ilegal.

Dinas Perhubungan, Informasi dan Telekomunikasi (Dishubkominfo) Kota Bontang melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat, Bina Antasariansyah, menegaskan bahwa masyarakat berhak untuk tidak membayar biaya parkir, kepada tukang parkir yang tidak memiliki karcis.

Hal itu disampaikan karena sekarang ini banyak ditemukan tukang parkir yang tidak dilengkapi karcis, melakukan pungutan retribusi parkir diwilayah pertokoan, pasar atau ditempat-tempat umum lainnya.

"Misalkan mas mau ke pasar, terus ada tukang parkir dan meminta biaya parkir sama mas, kalau tidak ada karcis yang diberikan, mas berhak untuk tidak membayarnya. Harus ada karcis yang ditunjukkan oleh tukang parkir itu," kata Bina, saat ditemui dikantornya, Jalan Moch Roem, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (25/07/16).

Terkait hal tersebut, pihak Dishubkominfo telah memberi teguran keras kepada pengelola parkir, yang tidak menggunakan karcis berizin (resmi dari Dishub) dalam menarik retribusi parkir di wilayah Kota Bontang.

"Kita sudah pernah memanggil petugas parkir yang melanggar hal tersebut. Meski kita sudah memberikan teguran, tapi tetap saja melakukan hal yang sama. Karena memang, kita belum memiliki peraturan untuk memberikan sanksi berat kepada mereka-mereka ini, sehingga masih melakukan hal itu seperti itu," tandasnya.

Menurutnya, parkir liar yang tak memiliki ijin banyak ditemui di tepi jalan sepanjang jalan Kota Bontang. Hal tersebut juga berpotensi mengganggu ketertiban lalu lintas, dan merusak keindahan kota.

"Kalau kita lihat, meski masih banyak parkir liar dan bisa membahayakan, tapi di Bontang ini masih bisa diatasi, dan bisa dibilang masih kondusif. Tidak seperti di kota-kota lain seperti di Samarinda. Namun kita selalu memantau juga," tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :