PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

MENELISIK BANK SAMPAH MILIK SEKOLAH PERAIH ADIWIYATA MANDIRI

Home Berita Menelisik Bank Sampah Mil ...

MENELISIK BANK SAMPAH MILIK SEKOLAH PERAIH ADIWIYATA MANDIRI
Bank Sampah SMPN 5 Bontang. (Eksposkaltim/Nirwana)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Rasa sadar lingkungan wajib dimiliki semua orang. Tidak hanya orang tua, anak-anakpun harus memiliki perilaku mencintai lingkungan. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka harus mulai diberi pendidikan mengenai mencintai dan menjaga lingkungan sejak masih kecil. Dengan di berikan pendidikan tersebut, akan membuat anak-anak tumbuh dengan rasa kepeduliannya kepada lingkungan.

Bank sampah, merupakan salah satu program yang diterapkan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bontang, untuk pelestarian lingkungan serta pemanfaatan sampah menjadi barang-barang yang bernilai jual. Bank sampah ini, juga menjadi salah satu cara menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan.

Kepala Sekolah SMPN 5 Bontang Sri Karsini mengatakan program Bank Sampah ini sudah dilaksanakan disekolahnya sejak tahun 2012 silam.

“Konsepnya, setiap murid mengumpulkan sampah yang sudah di pisahkan antara sampah basah dan sampah kering. Seperti karton, kertas, gelas air mineral, dan botol yang ada di daerah lingkungan sekolah,” ujarnya, saat ditemui di SMPN 5 Bontang, Selasa (26/7).

Sri menambahkan, program Bank Sampah terus diterapkan di SMPN 5 Bontang. Mengingat, disekolahnya ini memiliki guru yang terampil yang bisa mendaur ulang barang bekas.

“Dari pada dibuang mending kami olah. Kebetulan di SMPN 5 Bontang ini memiliki guru keterampilan. Jadi, jika ada sampah yang sifatnya masih dapat digunakan untuk membuat kerajinan tangan yang bernilai jual, kami daur ulang kembali. Akan tetapi, jika sampah yang sifatnya tidak dapat digunakan lagi, kami baru menjual kepengepul,” paparnya.

Hasil kerajinan murid SMPN 5 Bontang itu nantinya dapat digunakan di sekolah. Bahkan, juga dipamerkan ketika mengikuti kegiataan dan acara di Kota Bontang, maupun di luar Kota Bontang.

“Seperti tempat gelas, pas bunga, tempat tisu, tempat pulpen, dan masih banyak lagi kerajin yang anak-anak kami ciptakan dengan memanfaatkan sampah tadi, sangat berguna bukan,” cetusnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :