Proses evakuasi jasad Ilham, ABK KM Muhlisa. Foto: Istimewa
EKSPOSKALTIM, Penajam - Satu dari dua anak buah kapal (ABK) feri KMP Muhlisa yang tenggelam di perairan Teluk Balikpapan akhirnya ditemukan pada Selasa (6/5) siang. Dalam kondisi tak bernyawa.
Pantauan di lapangan, satu kantong jenazah tampak dibawa tim SAR gabungan menggunakan kapal penyelamat dari tengah laut menuju dermaga untuk proses evakuasi dan identifikasi lebih lanjut.
Informasi dihimpun, korban tersebut berjenis kelamin laki-laki dan sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan di dek ekonomi. “Iya, benar," kata Kasat Reskrim Polres Penajam Paser Utara, AKP Dian Kusnawan dikontak media ini.
KMP Muhlisa sendiri mengangkut total 47 orang saat insiden terjadi. Terdiri dari 26 penumpang dan 21 kru kapal. Kapal itu juga mengangkut 13 unit kendaraan, termasuk dua truk tronton, satu kendaraan longbed, delapan mobil, dan dua sepeda motor.
Dua ABK yang sebelumnya dilaporkan hilang salah satunya adalah Ilham (kelasi). Satu lagi, Kahayu (mualim atau perwira dek) yang masih dalam pencarian. Keduanya terakhir terlihat naik ke dek sebelum kembali turun ke ruang mesin sesaat sebelum kapal tenggelam.
Tragedi ini bermula pada Senin (5/5) sekitar pukul 13.00 Wita. Dugaan awal menyebutkan, poros baling-baling (as propeller) kapal mengalami kerusakan dan harus dilepas oleh kru. Proses pelepasan itu justru membuka celah kebocoran di lambung kapal.
"Sempat berjalan 30 menit, kapal mengalami kerusakan pada mesin penggerak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan," kata Dian.
Meski upaya penambalan darurat sempat dilakukan, air terus mengalir masuk, membuat kapal miring dan akhirnya karam dua jam kemudian, tepat pukul 15.00 Wita. "Kapal diperkirakan tenggelam di kedalaman sekitar 20 meter di dasar perairan," sambungnya.
Editor : Maulana

