PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Guru SD Diduga Dibegal di Bontang, Diserang Tiga Pelaku hingga Luka di Kepala

Home Berita Guru Sd Diduga Dibegal Di ...

Seorang guru SD Negeri 006 Teluk Pandan, Kutai Timur, menjadi korban dugaan pembegalan di kawasan Jalan Pipa, Bontang, setelah diserang lebih dari tiga pelaku dan kehilangan telepon genggamnya.


Guru SD Diduga Dibegal di Bontang, Diserang Tiga Pelaku hingga Luka di Kepala
Cornelius saat menjalani perawatan di RSUD Taman Husada Bontang usai diduga menjadi korban pembegalan di Bukit Kusnodo, Jalan Pipa. Foto: Bontang Post

EKSPOSKALTIM, Bontang - Seorang guru SD Negeri 006 Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), bernama Cornelius diduga menjadi korban pembegalan di kawasan Bukit Kusnodo, tepatnya di Jalan Pipa, Kota Bontang, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diserang oleh lebih dari tiga orang pelaku. Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil merampas handphone milik korban.

Akibat serangan itu, Cornelius mengalami luka di bagian kepala, serta lebam di area mata. Selain itu, korban juga mengalami luka di bagian lutut dan pinggang.

Kepala Sekolah SD Negeri 006 Teluk Pandan, Ilyas, mengatakan peristiwa bermula saat korban menerima telepon dari seseorang yang meminta pertolongan. Korban kemudian keluar rumah menuju arah jalan yang tembus ke Tugu Selamat Datang di kawasan Bukit Kusnodo.

https://eksposkaltim.com/berita/begal-tewas-saat-dikejar-warga-di-banjarbaru-14188.html

“Dia pikir temannya yang tinggal di Suka Rahmat minta tolong, tapi dia kelewatan sampai ke Tugu Selamat Datang. Setelah itu dia balik, di dekat jalan pipa itu kejadiannya,” ujar Ilyas, dikutip dari Aksara.

Saat kembali dari lokasi tersebut, korban diduga langsung diserang oleh para pelaku di kawasan Jalan Pipa. Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Taman Husada Bontang akibat luka yang dialaminya dan kini telah diperbolehkan pulang.

Informasi terkait kejadian ini juga dibenarkan oleh rekan korban, Yani, yang menyebut jumlah pelaku lebih dari tiga orang.

“Informasinya beliau diserang lebih dari tiga orang, dan handphone-nya diambil,” ujar Yani.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun tindak lanjut penanganan kasus tersebut.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :