PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Berkaca dari Evaluasi BCC 2025, Disdikbud Bontang Fokus Benahi Manajemen Waktu di Tahun Ini

Home Berita Berkaca Dari Evaluasi Bcc ...

Berkaca dari Evaluasi BCC 2025, Disdikbud Bontang Fokus Benahi Manajemen Waktu di Tahun Ini
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha.

EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai merancang perbaikan teknis untuk pelaksanaan Bontang City Carnival (BCC) 2026.

Langkah ini diambil setelah pelaksanaan tahun sebelumnya dinilai menyisakan sejumlah catatan penting, terutama terkait durasi acara yang melewati jadwal.

Pasalnya, waktu pelaksanaan BCC 2025 sangat molor, sehingga berdampak langsung pada kenyamanan peserta.

Terlebih peserta dari kalangan pelajar yang harus tampil hingga larut malam. Kondisi tersebut dinilai kurang ideal, meski acara tetap berlangsung meriah.

Kepala Disdikbud Kota Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa evaluasi difokuskan pada pengaturan teknis, agar kegiatan ke depan lebih tertib dan efisien.

Ia menilai, meskipun konsep malam hari mampu meningkatkan kualitas tampilan peserta, terutama dari segi pencahayaan dan kostum.

"Sebenarnya durasi yang tidak terkendali justru menjadi tantangan tersendiri," ungkapnya.

Menurutnya, kreativitas peserta memang terlihat lebih maksimal saat tampil di malam hari.

Namun, ke depan perlu ada pengaturan yang lebih matang, agar waktu pelaksanaan tidak terlalu panjang.

"Kami mempertimbangkan penataan ulang alur kegiatan, termasuk kemungkinan memisahkan kategori peserta," imbuhnya.

Skema ini mencakup kelompok pelajar, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga paguyuban, sehingga tidak tampil dalam satu rangkaian panjang yang berpotensi menumpuk.

"Upaya ini diharapkan bisa membuat peringatan BCC lebih terorganisir tanpa mengurangi daya tarik budaya dan kreativitas yang selama ini menjadi ciri khas BCC," tambahnya.

Selain itu, koordinasi antar peserta juga akan diperkuat, guna meminimalkan keterlambatan saat giliran tampil.

Meski ada rencana penyesuaian teknis, konsep penyelenggaraan pada malam hari tetap dipertahankan.

"Tetap malam saja, karena lebih efektif menarik perhatian masyarakat, apalagi terkait cuaca panas pada siang hari," pungkasnya.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :