EKSPOSKALTIM, Bontang – Meningkatnya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Bontang, membuat sebagian besar masyarakat khawatir akan ketersediaan kantong darah yang ada pada Palang Merah Indonesia (PMI).
Namun masyarakat tak perlu risau akan hal itu, sebab Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bontang menegaskan ketersediaan stok darah yang ada di PMI cukup untuk memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang ada di rumah sakit saat ini.
"Sesungguhnya kami tidak pernah kekurangan stok darah, cuma prosesnyalah yang agak lama karena kita harus ngambil donor dulu , diperiksa terlebih dahulu, ada penyakit apa, baru disentri darahnya, kemudian kita cocokkan darah si pendonor dan si pasien, memang prosesnya agak lama. Tapi prinsipnya selama ini sih tercukupi untuk permntaan darah di PMI.” kata Kepala Staf Unit Donor Darah PMI Kota Bontang, Damayanti, saat dihubungi via telfon, Senin (29/8) siang.
Diuraikannya, untuk stok darah di PMI Bontang sendiri seperti Golongan darah A sebanyak 38 kantong, Golongan darah B sebanyak 45 kantong, Golongan darah O sebanyak 50 Kantong, dan Golongan darah AB sebanyak 20 kantong.
"Stok darah sendiri di PMI sampai sekarang masih tercukupi, karena kebanyakan dari masyarakat meminta darah sebanyak 2 kantong, dan stok darah ini masih cukup untuk dua minggu yang akan datang,” pungkasnya
Diimbuhkannya, masyarakat diminta untuk tidak terlalu heboh terkait masalah stok darah di PMI, karena stok yang ada masih banyak. Namun jika PMI kekurangan stok darah, banyak dari masyarakat Kota Bontang yang siap untuk mendonor.
"Kami sangat menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlalu heboh di media sosial, sebab stok darah di PMI sendiri sampai saat ini masih tercukupi,” tegasnya
Damayanti mengungkapkan, banyak masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya namun masih ditolak PMI dengan alasan transfusi. Pasalnya darah sifatnya singkat, dan jika diambil sekarang maka harus segera ditransfusi agar tidak rusak sel-sel yang ada didalam darah.
“Untuk yang diambil trombositnya yang pertama trombositnya berat badan harus 60 kg, kemudian setelah diambil darah kan harus diolah dan tidak boleh lebih dari 6 jam. Jadi kalau kebutuhannya hanya 2 kantong, ya kami hanya mengambil 2 kantong saja dari pendonor,” ulasnya
Lebih lanjut PMI hanya mengambil darah sesuai dengan kebutuhan yang ada, karena jika mengambil lebih dari permintaan nantinya juga akan tidak dapat digunakan. Pasalnya, sifat darah yang sangat singkat, hanya bertahan 6 jam setelah dilakukan donor darah.

