EKSPOSKALTIM, Mahulu - Mengantisipasi kejadian yang berbau Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA), Kepolisi Sektor (Polsek) Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) perketat penjagaan disejumlah rumah ibadah Muslim maupun non Muslim.
Kapolsek Long Bagun AKP Rahmat Hadi F mengatakan, hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dalam mengantisipasi kejadian bersifat sebagai pemicu SARA, seperti yang terjadi di Kota Tepian Samarinda beberapa waktu lalu.
"Pengamanan ini juga kami lakukan guna memberikan kenyamanan kepada warga saat melakukan ibadah, untuk tetap khusyu dalam menjalankan ibadahnya," terangnya, Selasa (22/11).
Diimbuhkan Kapolsek, kegiatan pengamanan ini tak hanya dilakukan saat para pemeluk agama ini melakukan ibadah. Kegiatan yang berbau agama pun ikut dijaga keamanannya.
"Selain rumah ibadah, kami pun melakukan penjagaan di kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan agama, seperti yang kami lakukan di Long Melaham kemarin saat salah satu pondok pesantren melaksanakan khitanan massal," bebernya.
Dengan kegiatan ini, Rahmat berharap tercipta kondisi yang aman, damai, tentram seperti yang selama ini ditemui di Kabupaten Mahakam Ulu, agar bisa terus berlangsung dan terjalin dengan baik.
"Kami juga berharap, masyarakat Mahulu tidak langsung menyikapi atau menelan mentah-mentah sesuatu yang akan memicu timbulnya SARA," harapnya.(*)

