EKSPOSKALTIM, Bontang- Minimnya sarana dan prasarana penunjang membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Bontang mengajukan pengadaan sejumlah unit melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada pemerintah pusat.
Adapun pengadaan unit yang dimaksud ialah, satu unit speed boat, dua unit kendaraan khusus medan ekstrem seperti hutan dan daerah pesisir, mesin pompa, dan alat pelindung diri. Estimasi anggaran yang dibutuhkan yakni sebesar Rp 100 miliar.
"Paling tidak dari yang kita ajukan, ada lah yang terealisasi dan terakomodir," kata Kepala DKP Bontang Moh Yani kepada Ekspos Kaltim di kantornya, Jalan Piere Tendean, Rabu (19/4).
Selain itu, meski masih dalam tahap pengajuan, ia merasa bangga karena spesifikasi mobil yang diajukan sesuai dengan kebutuhan medan menjadi acuan dari puluhan kabupaten/kota yang turut mengajukan.
“Mobil yang kita ajukan merupakan mobil spesifikasi standar. Jadi yang kita ajukan itu menjadi acuan untuk daerah lain di Indonesia," sebutnya.
Ia menambahkan, meski sarana dan prasarana minim, namun pihaknya optimistis bisa melayani masyarakat. "Kita ini kegiatannya cukup banyak, tapi dananya tidak ada. Itulah kelebihan kita," pungkasnya.

