PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Solimin: Eskalator Harus Setara dengan Merek Otis

Home Berita Solimin: Eskalator Harus ...

Solimin: Eskalator Harus Setara dengan Merek Otis
Merek dan spesifikasi eskalator DPRD Bontang ini juga diduga tidak sesuai dengan rencana awal pengadaan. (Dok Ekspos Kaltim).

EKSPOSKALTIM, Bontang - Kasus pengadaan dua buah tangga berjalan atau eskalator di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang saat ini terus diusut oleh Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang.

Diketahui, konsultan perencanaan dalam pengadaan eskalator pada 2014 itu, yakni CV Citra Kota selaku kontraktor umum yang berkantor di Kota Samarinda.

Saat Tim Ekspos Kaltim menelusuri keberadaan CV Citra Kota, Solimin salah satu pengawas perencanaan berhasil ditemui di kediamannya, Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Rabu (26/) siang.  

Persoalan merek eskalator yang santer dibicarakan karena tak sesuai fakta dilapangan, ditanggapi oleh Solimin. Setahu dirinya, dalam perencanaan memang tak tercantum suatu merek tertentu yang akan dibeli.  

“Hanya saja merek eskalator yang direncanakan harus lah setara dengan merek otis (USA),” jelas Solimin.    

"Kami hanya membuat perencanaan saja, kita tidak bisa menyebut dalam perencanaan itu langsung menyebut merek mas," ujarnya.   

Tim ekspos mencoba untuk menanyakan terkait merek yang dimaksud setara dengan merek Otis, Solimin pun tak memberi jawaban yang konkret.   

"Inikan yang sudah masuk dalam penyelidikan Kejari (Kejaksaan Negeri Bontang). Jadi biar lah mereka yang menangani soal ini, kita hargai usaha mereka mas," tuturnya.  

Pihaknya hanya sebatas melakukan perencanaan saja. Terkait spesifikasi dan harga eskalator tersebut langsung ia serahkan kepada Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). "Begitu selesai kami susun, ya kita serahkan ke PPTK nya," ucapnya. 

Menurutnya, perencanaan tidak berpautan dengan realisasi eskalator yang ada pada saat ini. "Perencanaan hanya sampai disitu saja, selebihnya kita tidak tau lagi," imbuhnya. 

Ya, seperti yang diwartakan sebelumnya, jika mengacu ke perencanaan awal, eskalator merek Otis dari Amerika Serikat (USA) yang seharusnya terpasang, bukan merek Sjec dari Tiongkok seperti yang ada saat ini. Di pasaran, pengadaan eskalator dari USA tersebut umumnya dibanderol Rp 750 juta per unit.  

Baca juga: Merek Eskalator Diduga Tak Sesuai Perencanaan Awal

 Disinggung mengenai pemanggilan Kejari, apakah dirinya termasuk satu dari 16 orang yang dipanggil, Solimin mengatakan tak berani menjawab. "Saya tidak bisa jawab kalau itu mas," katanya.  

Selain itu, sesuai perencanaan yang disusun, Rp 2,9 miliar diperuntukkan mulai dari pembelian hingga pemasangan akhir dua eskalator. Namun ia tidak menyebut secara rinci apa saja yang yang dibiayai dalam program ini.  

Diakhir, ia mengatakan jika CV Citra Kota tersebut merupakan CV yang dipinjam dari orang yang berdomisili di Kota Taman. "CV nya kami pinjam juga waktu itu mas," tutupnya.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :