PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Komitmen Daerah Majukan Pariwisata Kaltim Dinilai Masih Lemah

Home Berita Komitmen Daerah Majukan P ...

Komitmen Daerah Majukan Pariwisata Kaltim Dinilai Masih Lemah
Mendongkrak kunjungan wisatawan ke Kaltim sejauh ini masih bergantung pada hajatan tahunan, seperti tradisi budaya Erau.

EKSPOSKALTIM, Samarinda - Industri pariwisata di Kaltim dinilai masih kurang menggeliat. Dinas Pariwisata Kaltim menyadari benar kekurangan itu. 

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Syafarudin Pernyata merasa pemerintah daerah di Kaltim perlu ikut mendorong pengembangan destinasi wisata yang saat ini masih ditopang melalui kegiatan-kegiatan hiburan.  

Syafrudin menilai perlu adanya reformasi industri pariwisata di Kaltim. Salah satunya, dengan cara meluruskan pola pikir pengembangan pariwisata di daerah. Misalnya pada pergelaran erau, pentas seni, dan acara sejenisnya yang rutin tiap tahun. 

"Wisata itu kan ke destinasi, bukan ke pentas seni yang atraksi saja," ucapnya, Senin (9/10).

"Jadi persepsi yang tidak sama antara kabupaten kota dengan provinsi menjadi kendala kita juga. Dan ini hampir di semua kabupaten dan kota di Kaltim," jelasnya.

Ke depan ia meminta kepada pemerintah daerah se-kabupaten-kota di Kaltim fokus kepada pembenahan infrastruktur wisata daripada fokus kepada kegiatan-kegiatan hiburan.

Pemprov Kaltim, kata dia, akan mendorong dan mendukung penyediaan anggaran kepada daerah yang akan mengembangkan destinasi wisatanya.

"Saya sudah minta ke DPRD Kaltim bantu yakinkan ke kabupaten kota untuk membenahi destinasi," sambung dia.  

Ia menilai saban tahun kegiatan-kegiatan pariwisata yang dilakukan selama ini di daerah, terbukti tidak efektif untuk menggenjot pariwisata di Bumi Etam. Kata Syafaruddin, kunjungan wisata tidak hanya diukur pada indikator hunian hotel semata.
 
"Padahal itu bukan wisatawan asli yang berkunjung ke objek wisata kita. Artinya apa, saat ada event seminggu saja ramai. Setelah itu sepi lagi. Pariwisata itu any time. Tidak menunggu ada event. Masa nunggu erau baru ramai," keluhnya.
 
"Kalau sudah baik insfrastruktur objek wisata di daerah, baru kita dorong daerah mengadakan event untuk mendongkrak kunjungan wisata dan memperkenalkannya ke masyarakat lokal, nasional, maupun international melalui event-event tahunan."
 
Untuk mereformasi industri wisata ini, pihaknya mendukung pembentukan rencana induk pengembangan pariwisata daerah (Rippda) yang kini tengah disusun bersama oleh DPRD Kaltim.
 
Syafaruddin optimistis dengan adanya platfom industri pariwisata, Kaltim bisa menjadi daerah wisata unggulan di tanah air. 

Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :