EKSPOSKALTIM, Samarinda - Badan anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kaltim optimistis jika lima proyek multiyears contract (MYC) masuk dalam prioritas APBN.
Banggar bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapppernas) belum lama ini menggelar pertemuan.
Anggota Banggar DPRD Kaltim, Saefuddin Zuhri menyampaikan, jika Bappenas menjanjikan lima proyek MYC Kaltim bakal mendapat kucuran dana dari APBN 2018.
"Dari penjelasan penjabat Bappenas Pak Asep Saepudin, ada beberapa proyek MYC bakal dialokasikan di APBN. Cuma belum tahu berapa akan dialokasikan di APBN 2018 nanti," ungkapnya Rabu (16/8).
Meskipun demikian belum diketahui pasti besaran nominal yang akan digelontorkan. Kunjungan Banggar DPRD Kaltim ke Bappenas, kata dia, sengaja diagendakan guna memastikan adanya tambahan dana.
Dana sebesar Rp 475 miliar untuk menyelesaikan mega proyek pembangunan Bandara Samarinda Baru (BSB) tengah diperjuangkan.
"Yang kita mau tanyakan soal BSB. Karena aset sudah diserahkan ke Kementerian Perhubungan. Pernah dijanjikan mau akan dialokasikan Rp 475 miliar. Itu untuk menyelesaikan runway (landasan pacu) sepanjang 2.250 meter," terang Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim itu.
Anggota Banggar lain, Zein Taufiq Nurrohman menyebut, kepastian nominal baru akan diperoleh setelah Bappenas menggelar rapat koordinasi nasional bersama seluruh Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia 21 Angustus 2017, di Bandung.
"Memang belum bisa disebutkan berapa yang akan dialokasikan. Tapi menurut Bappenas, alokasi itu setelah ada hasil rakor tanggal 21 Agustus di Bandung," ulang politisi PAN, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kaltim itu.
Selain BSB, ia merincikan kelima proyek MYC Kaltim yang nantinya akan mendapat tambahan dana APBN 2018, di antaranya JalanTol, Jembatan Pulau Balang, Pelabuhan Maloy dan SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) di Sekerat, Kutim. (Adv)

