PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Bontang Ekraf Festival 2025 Siap Digelar, Dispopar Dorong Sinergi UMKM dan Pelaku Kreatif

Home Berita Bontang Ekraf Festival 20 ...

Bontang Ekraf Festival 2025 Siap Digelar, Dispopar Dorong Sinergi UMKM dan Pelaku Kreatif

BONTANG, EKSPOSKALTIM - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang tengah mematangkan persiapan pelaksanaan Bontang Ekraf Festival 2025, yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh pada November mendatang.

Festival ini disiapkan sebagai wadah interaksi lintas sektor bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif (ekraf) untuk menampilkan karya, berbagi pengalaman, serta memperoleh pembinaan dan pendampingan.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang, Doddy Rosdian, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema “Ajang Edukasi dan Kreasi: Gerakan Cipta Karya Berkualitas Menuju Indonesia Emas.”

“Festival ini tidak hanya menonjolkan sisi hiburan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan bagi pelaku ekonomi kreatif,” ujar Doddy, Senin (3/11/2025).

Menurutnya, Dispopar telah menyiapkan berbagai kegiatan seperti seminar, talk show, coaching, sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga penyerahan sertifikat HAKI kepada pelaku ekonomi kreatif di Bontang.

“Selain itu, panitia juga akan menghadirkan seminar inspiratif dengan menghadirkan komedian terkenal sebagai narasumber,” tambahnya.

Tak hanya kegiatan edukatif, pertunjukan seni dan musik juga akan digelar dengan melibatkan paguyuban dan komunitas seni lokal. Sementara di area festival, puluhan tenan UMKM akan menampilkan berbagai produk kreatif masyarakat, menciptakan ruang kolaborasi antara seniman, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

“Kami akan tetap sediakan tenan untuk UMKM. Semua akan kami akomodasi, baik UMKM umum maupun ekonomi kreatif,” katanya.

Ia menjelaskan, meski sama-sama tergolong usaha mikro, sektor ekonomi kreatif memiliki karakter berbeda dari UMKM tradisional. “UMKM biasanya berfokus pada produk fisik seperti kuliner, kerajinan, dan fesyen. Sedangkan ekonomi kreatif lebih banyak bergerak di bidang jasa dan ide, seperti fotografer, videografer, desainer, barbershop, hingga wedding organizer,” terangnya.

Festival ini juga diharapkan menjadi momentum penguatan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bontang. Dengan mempertemukan pelaku usaha lintas sektor, Dispopar ingin membuka peluang kolaborasi baru yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Melalui festival ini, diharapkan muncul sinergi baru antara pelaku usaha tradisional dan kreatif dalam memperkuat perekonomian daerah,” tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : Adv Dispopar

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :