EKSPOSKALTIM.com, Samarinda - Anggota DPRD Kaltim dari Fraksi PDI Perjuangan Veriana Huraq Wang mendesak kepada Pemprov Kaltim dalam hal ini Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (RSDM) agar mempertegas pengawasan hukum terhadap pertambangan di Kaltim.
Ia menilai, hal tersebut harus segera dilakukan apalagi adanya hasil penelitian dari para pegiat lingkungan, yakni Pemerhati Lingkungan Niel Makinudin bersama The Nature Conservancy (TNC). Hasilnya, ada sebanyak 224 desa di Kaltim yang dikategorikan beresiko tinggi terhadap ancaman bahaya lubang tambang.
Baca juga: Pangdam VI/Mlw Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
"Sebenarnya pemerintah tinggal menata dan memperketat pengawasan hukum pertambangan untuk dipertegas. Kan, aturan sudah jelas, kalau pertambangan melanggar, ya harus dikenakan saksi, sesuai dengan pelanggarannya. Kalau itu tidak dilakukan, ancaman lubang tambang terhadap warga bisa terulang kembali," tegasnya.
Menurutnya, aturan terkait lubang tambang sudah dibuat pemerintah terkait sanksi hukuman terhadap pertambangan yang tidak melakukan reklamasi pasca tambang. Hanya saja, kata dia, kondisinya sat ini masih kurang dalam hal tindakan.
Anggota Komisi III DPRD Kaltim ini mengaku pernah mengusulkan kepada Pemprov Kaltim untuk segera melakukan evaluasi terhadap pertambangan. Bahkan Veridiana mengaku inspektur tambang pernah datang ke DPRD Kaltim menyampaikan pengawasan tambang di Kaltim yang ditarik pemerintah pusat.
Baca juga: Dewan Buka Kemungkinan Bentuk Pansus Evalusi Pertambangan
"Ini juga yang mempengaruhi kinerja mereka lambat, untuk mengevaluasi kinerja perusahaan tambang di Kaltim," imbuhnya.
Solusi lainnya, ia menilai, jumlah inspektur tambang di Kaltim harus ditambah. Karena dengan kondisi Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kaltim ini tak cukup mampu diawasi hanya dengan 38 Inspektur tambang.
"Inspekstur tambang harus ditambah, karena kita di Kaltim adalah daerah yang banyak tambangnya. Jangan disamakan jumlah inspektur tambang dengan provinsi lain yang tidak banyak tambang," sarannya.
"Untuk sementara ini, kita akan kembali menagih janji mereka dulu untuk penambahan inspektur tambang," tandasnya. (adv)
Video Terkini EKSPOS TV: Sekilas Profil Kesehatan Kota Bontang
ekspos tv

