EKSPOSKALTIM.COM - Evakuasi 50 penumpang Bus Pulau Indah Jaya KT 7029 AK yang terguling di KM 29 Jalan poros Balikpapan-Samarinda, Samboja, Kukar, Minggu (27/8) petang berhasil dilakukan.
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim memastikan jika tak ada korban jiwa dari insiden ini. Dihimpun total sebanyak 30 penumpang mengalami luka-luka.
Bertolak dari terminal Sei Keledang pukul 16.00, bus hendak menuju Banjarmasin melalui rute Samarinda-Balikpapan. Bukan seperti yang diberitakan sebelumnya, yakni tujuan Balikpapan-Samarinda.
Baca juga: Bus Penumpang Terperosok di Jurang Sedalam 5 Meter
“Sopir diduga mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan bus saat melewati turunan di KM 28. Sopir sempat diamankan ke Pos PJR KM 23 dan diteruskan ke RS Bhayangkara Balikpapan untuk menjalani tes urine,” kata Dirlantas Polda Kaltim Kombes Pol Subandriya kepada Poldakaltim.com.
Sementara penumpang yang luka ringan, lecet dan terkilir sudah melanjutkan perjalanan ke Banjarmasin dengan bus pengganti dari perusahaan yang sama
Kronologis kejadian, kata Subandriya, bermula ketika bus yang dikemudikan Suwarno melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Samarinda menuju ke Balikpapan.
Sesampainya di TKP kondisi badan jalan lurus menanjak kemudian menikung ke kiri, pengemudi bus berusaha ingin mendahului kendaraan yang ada di depannya.
“Secara bersamaan pada saat hendak mendahului tiba tiba bagian per depan sebelah kiri patah, sehingga bus oleng ke kanan dan masuk kedalam jurang kurang lebih 4 meter,” kata Subandriya.
Perwira berpangkat melati tiga ini mengatakan, andai terbukti sopir lalai dalam membawa kendaraan, maka akan ada tindak lanjut dari pihaknya.
Termasuk apakah saat berkendara mengonsumsi narkoba atau tidak.
Untuk kelaikan bus sendiri, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan. Memeriksa segala hal yang berhubungan dengan fisik bus.
"Soal teknis kelaikan kendaraan akan buat tim dengan Dishub. Sementara untuk faktor cuaca tidak ada. Begitu pula dengan jarak pandang. Karena saat kejadian waktu masih sore. Kami sementara fokus pada penyelamatan korban dan sudah dilakukan evakuasi. Juga menindaklanjuti dugaan kelalaian sopir," tuturnya.
Subandriya menjelaskan, manifest sementara yang dikantongi pihaknya ada 50 penumpang bus.
Di sisi lain, pihaknya akan melakukan upaya preventif agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Pihak penyedia sarana angkutan akan dikumpulkan. Diberi pembinaan khususnya kepada sopir. Baik dari sisi administrasi hingga fisik sopir bus.
"Saya akan kumpulkan PO yang ada. Saya akan panggil sopir - sopirnya. Apalagi kalau nanti terbukti ada konsumsi narkoba. Ini akan jadi pelajaran supaya tidak terjadi lagi," tegasnya.

