PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DIPERTEMUKAN ORANG TUA, ISAK TANGIS CAPAS KIAN PECAH DI MALAM RENUNGAN

Home Berita Dipertemukan Orang Tua, I ...

DIPERTEMUKAN ORANG TUA, ISAK TANGIS CAPAS KIAN PECAH DI MALAM RENUNGAN
Walikota Bontang Neni Moerniaeni bersama suami Sofyan Hasdam, berfoto bersama dengan salah seorang Capas dan orang tuanya, di Hotel Oak Tree, Minggu (14/8). EKSPOSKALTIM/ HERI

EKSPOSKALTIM, Bontang – Acara renungan dan penyerahan baju dinas upacara untuk Calon Paskibrakba (Capas) berlangsung hikmat di tempat Karantina Capas atau yang disebut dengan “Desa Bahagia”, Hotel Oak Tree Kota Bontang, Minggu (14/8) malam tadi.

Acara tersebut di hadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni bersama suami Sofyan Hasdam, berserta para orang tua Calon Paskibraka Kota Bontang 2016.

Kabid Dispora Kota Bontang, Sigit Alifian, menyebutkan rangkaian acara malam tadi diawali dengan acara api unggun, yang dipimpin langsung Kadispora Kota Bontang Bambang Cipto Mulyono. Pada acara ini, semua personil Capas dan panitia saling mengintropeksi diri.

“Pada sesi ini yang terpenting adalah adik-adik kita Capas merenung, mengevaluasi apa yang telah dilakukan selama ini, sekaligus menyampaikan unek-unek perasaannya. Sehingga hal-hal yang buruk semua ditumpahkan dan dibakar di depan api unggun," kata Sigit.

Setelah itu, acara berlanjut dengan renungan suci di salah satu ruangan Hotel Oak Tree. Tujuannya, mempersiapkan Capas untuk menghadapi pelaksanaan HUT RI ke-71 sekaligus pengibaran Bendera merah Putih.

Dalam renungan yang dipimpin langsung oleh Sofyan Hasdam, para capas diingatkan mengenai jasa orang orang tua, para guru, dan para pahlawan yang telah mempertaruhkan hidupnya untuk meraih kemerdekaan Republik Indonesia ini.

"Tentunya renungan ini adalah sebagai motifasi dan semangat untuk mengsukseskan pelaksanaan pengibaran bendera 17 Agustus 2016 nanti,” sebut Sigit.

Suasana gelap nan hening, membuat capas terhanyut dalam renungan. Hingga tak sadar, isak tangis para Capas pun pecah dan terdengar di dalam kegelapan. Mereka hanyut dalam semangat membangun RI. 

“Semua anak-anak meneteskan air mata haru. Dan yang paling spesial, ketika lampu di hidupkan. Adik-adik kita tambah haru lagi, karena ternyata orang tua mereka kita hadirkan di belakang mereka," tukasnya.(*)


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :