PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Efisiensi, Pemkot Bontang Tetap Salurkan Hibah

Home Berita Efisiensi, Pemkot Bontang ...

Pemkot Bontang memulai Safari Ramadan 1447 H dengan menyalurkan hibah Rp100 juta. Dipangkas dari skema awal Rp150 juta akibat efisiensi APBD. 


Efisiensi, Pemkot Bontang Tetap Salurkan Hibah
Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris saat penyerahan secara simbolis sejumlah dana hibah ke Masjid At-Taqwa, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (23/2) malam. Foto: istimewa

EKSPOSKALTIM, Bontang - Pemerintah Kota Bontang memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan menyalurkan dana hibah sebesar Rp100 juta ke Masjid At-Taqwa, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (23/2) malam.

Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris mengatakan besaran hibah yang disalurkan tahun ini mengalami penyesuaian dari sebelumnya Rp150 juta menjadi Rp100 juta, seiring kebijakan efisiensi anggaran daerah.

“Semua menyesuaikan. Selain masjid, rumah ibadah lain seperti Kristen, Hindu, dan lainnya juga mendapatkan bantuan. Kita adil,” ujarnya.

Ia menjelaskan dana hibah tersebut diperuntukkan bagi pengelolaan sarana dan prasarana, kelengkapan, hingga perbaikan fisik rumah ibadah.

Dalam kesempatan itu, Agus Haris menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi momentum untuk memperkuat nilai-nilai takwa yang berdampak pada kehidupan sosial dan tata kelola pemerintahan.

Menurutnya, jika nilai-nilai Ramadan terinternalisasi secara konsisten, maka akan tercermin dalam cara bermasyarakat, menjalankan tugas, serta membangun lingkungan yang harmonis, baik dalam hubungan dengan Tuhan maupun sesama manusia.

Ia kemudian memaparkan sejumlah capaian dan program prioritas Pemkot Bontang yang disebut sebagai wujud implementasi nilai tersebut.

https://eksposkaltim.com/berita-16301-misi-khusus-pemprov-kaltim-selama-ramadan.html

Pada sektor kesehatan melalui Program Bontang Sehat, angka stunting berhasil ditekan dari 27,4 persen pada 2023 menjadi 17,44 persen pada 2025. Penguatan juga dilakukan lewat penyediaan 124 unit laptop untuk posyandu serta peningkatan insentif kader menjadi Rp1 juta per bulan. Pemerintah menargetkan penurunan stunting hingga 12,5 persen pada tahun berikutnya.

Di bidang pendidikan, melalui Program Bontang Pintar, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk seragam gratis bagi siswa PAUD, SD, dan SMP, serta perlengkapan belajar. Tahun 2026 juga disiapkan beasiswa UKT dengan total anggaran sekitar Rp10 miliar.

Sementara itu, sektor ekonomi dan ketenagakerjaan menunjukkan tren positif melalui Program Gerakan Ekonomi Bontang. Tingkat pengangguran dilaporkan terus menurun, dengan realisasi investasi mencapai Rp821 miliar yang didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).

Dalam tata kelola pemerintahan, Bontang masuk enam besar Indeks Kualitas Data Kepegawaian se-Kalimantan Timur dengan nilai 99,92, serta meraih peringkat kedua terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat kota.

https://eksposkaltim.com/berita-16340-pemkot-bontang-tegaskan-akses-pendidikan-berkeadilan-di-hut-ke43-ypk.html

Untuk sektor infrastruktur, Program Menata Bontang memprioritaskan penanganan banjir dan pembangunan dasar, termasuk pembangunan Polder Tanjung Laut senilai Rp43 miliar, drainase Jalan Pattimura Rp17 miliar, penambahan 150 unit CCTV, pembangunan jembatan permanen di Kelurahan Guntung Rp7,8 miliar, serta anggaran Rp7,5 miliar untuk pengendalian banjir di wilayah yang sama.

Melalui Program Komitmen Bontang, pemerintah juga menyalurkan bantuan tunai Rp300 ribu per bulan kepada 1.380 warga rentan miskin, serta memberikan tunjangan apresiasi kepada tenaga kesehatan, penggiat agama, dan pendidik, termasuk dukungan pembangunan berbasis lingkungan melalui Program PRO RT.

Selain itu, Program Inovasi Bontang diarahkan pada penyusunan peta jalan sistem inovasi daerah dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

“Seluruh capaian dan program tersebut merupakan komitmen moral dan tanggung jawab konstitusional untuk mewujudkan visi Kota Bontang dalam RPJMD 2025–2029,” kata Agus Haris.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah. Dukungan, partisipasi, dan pengawasan masyarakat dinilai krusial untuk menjaga kualitas serta akuntabilitas kebijakan.

Melalui momentum Ramadan, ia mengajak masyarakat untuk memperkuat sinergi, menjaga persatuan, dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.


Editor : Maulana

Apa Reaksi Anda ?

0%0%100%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :

Komentar Facebook

komentar