PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Ini Isi LKPJ Bupati Kutim 2016 kepada DPRD Kutim

Home Berita Ini Isi Lkpj Bupati Kutim ...

Ini Isi LKPJ Bupati Kutim 2016 kepada DPRD Kutim
Bupati Kutai Timur Ismunandar dalam rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) di ruang sidang utama Kantor DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Senin (17/04) sore. (EKSPOSKaltim/Nirwana)

EKSPOSKALTIM, Kutim – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur menggelar rapat paripurna penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Kutai Timur 2016, di ruang sidang utama Kantor DPRD Kutim, Bukit Pelangi, Senin (17/04) sore. 

Rapat ini dipimpin langsung Ketua DPRD Kutim Mahyudi, didampingi Wakil Ketua I DPRD Kutim Yulianus Palangiran, Wakil Ketua II DPRD Kutim Encek UR Firgasih, serta Bupati Kutai Timur Ismunandar. 

Ismu sapaan akrab Bupati membacakan langsung laporan LKPJ tersebut. Pertumbuhan ekonomi Kutim 2016 dilihat dari pertumbuhan ekonomi, struktur, serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita. 

PDRB atas harga berlaku 2016 sebesar Rp 89,95 triliun lebih rendah dibanding 2015 lalu sebesar Rp 93,49 triliun. 

PDRB atas harga baku tanpa migas dan batubara di 2016 meningkat menjadi Rp 25,96 triliun dari Rp 24,74 triliun di 2015 lalu. 

"Pertumbuhan ekonomi 2015 sebesar 1,33 persen, sedangkan tanpa migas 1,35 persen, tanpa migas dan batubara 2,86 persen. Namun di 2016 pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 1,02 persen, tanpa migas melambat 1,11 persen, dan tanpa migas batubara 2,97 persen," jelasnya. 

Sementara PDRB masih didominasi oleh pertumbuhan sektor partambangan dan penggalian yang menyumbang kontribusi sebesar 78,74 persen. 

Diketahui PDRB per kapita sebesar Rp 266,40 juta di 2016 atau turun sebesar 8,78 persen dari 2015 lalu. "Kondisi ini mengindikasikan bahwa upaya kita dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah dapat mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya alam," harapnya.  

Mengenai kemajuan, juga terjadi pada sektor pertanian yang 2016 lalu menempati urutan pertama penyerapan tenaga kerja, yakni 136.106 orang. Dirincikan Ismu, 71.674 orang di perkebunan kelapa sawit, dengan total tenaga kerja pertanian 58,86 persen.  

Dibalik kemajuan, terdapat sektor tanaman pangan yang mengalami menurun. Produktivitas padi sawah menurun dari 49,56 Kw/Ha di 2015 menjadi 49,50 Kw/Ha di 2016. 

Berbeda dengan padi, pada sektor ladang meningkat dari 25,34 Kw/Ha di 2015 menjadi 25,57 Kw/Ha di 2016. 

"Sektor peternakan produksi daging sapi sebanyak 440,89 ton dan daging kambing sebanyak 50,07 ton. Sedangkan sektor komoditas unggas ayam ras sebanyak 2.131,58 ton dan telur ayam ras sebanyak 23,30 ton," paparnya. Untuk sektor lainnya pun di bidang pertanian mengalami peningkatan. Sehingga sektor ini layak untuk dikembangkan lebih lanjut. 

Kemudian untuk jumlah penduduk pun selama ini cukup stabil dengan angka pertumbuhan sebesar 0,49 persen di 2016. Pun demikian dengan, bidang sarana dan prasarana infrastruktur yang mencapai kemajuan dalam peningkatan dan pengembangan fasilitas dasar bagi masyarakat. 

"Dengan segala pencapaian yang telah diraih, tidak hentinya pemerintah terus berupaya agar Kutim lebih maju lagi dan berkembang," pungkasnya. (adv) 


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :