PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Tanjung Laut Jawarai Lomba Penyuluhan Pokja IV Bontang Selatan

Home Berita Tanjung Laut Jawarai Lomb ...

Tanjung Laut Jawarai Lomba Penyuluhan Pokja IV Bontang Selatan
Pengumuman pemenang Lomba Penyuluhan Pokja IV Bontang Selatan.

EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Kelurahan Tanjung Laut menjadi jawarah dalam lomba penyuluhan Pokja IV yang digelar Tim Penggerak – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (5/3/2020).

Kelurahan Tanjung Laut unggul dari 5 kelurahannya lainnya di Bontang Selatan yang turut berkompetisi pada lomba tersebut. Berdasarkan penilaian dewan juri dari perwakilan Dinas Kesehatan, Puskesmas Bontang Selatan 1 dan 2, serta dari Puskesmas Bontang Lestari.

Posisi kedua pada lomba tersebut ditempati Kelurahan Berbas Pantai, dan Kelurahan Bontang Lestari di posisi ketiga.

Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Bontang Selatan Azis mengatakan bahwa lomba ini dilaksanakakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak PKK.

Kegiatan ini menitikberatkan peran kader dalam rangka menggerakkan masyarakat agar membawa balitanya ke posyandu untuk menuju Kalimantan Timur sehat tahun 2022,

“Ini tahapan awal untuk selanjutnya menuju lomba ke tingkat kota, provinsi bahkan nasional,” ujarnya.

Lomba ini merujuk pada beberapa indikator penilaian diantaranya penguasaan materi, penguasaan media, intonasi, improvisasi, hingga kecakapan para peserta dalam unjuk kebolehan.

Dian Arie Susanti perwakilan dari Dinas Kesehatan berharap lewat kegiatan ini para orang tua dapat lebih memahami pentingnya membawa bayi dan balita ke posyandu.

“Semoga para kader bisa lebih semangat mengajak masyarakat untuk ke posyandu,” ujarnya.

Sementara, Ketua Kader Posyandu Berseri 8 Kelurahan Tanjung Laut Bontang Selatan Rina Machliany Rangkuti menilai masih banyak orang tua yang belum memahami dan kurang menyadari pentingnya untuk datang ke posyandu. Salah satunya juga didasari dengan alasan tidak adanya waktu, sehingga kunjungan ke posyandu masih terbilang rendah, padahal seharusnya berada di atas 50 persen.

“Makanya kita terus menekankan untuk datang ke posyandu, selain lebih dekat dengan rumah, juga lebih mempermudah mendapat informasi tentang tumbuh kembang anak,” terangnya. (adv)


Editor : Abdullah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :