EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Menipisnya stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Bontang menjadi satu kekhawatiran sendiri di tengah pandemi Covid-19.
Tak sedikit orang merasa khawatir tertular Covid-19 saat mendonorkan darahnya. Padahal stok donor darah sangat diperlukan di semua fasilitas kesehatan untuk membantu pasien yang membutuhkan.
Baca juga : Penjelasan CDC Soal Efek Samping Penggunaan Vaksin Virus Corona
Tingginya permintaan yang ada saat ini tak sebanding dengan jumlah pendonor. Golongan darah yang menipis yakni A O dan AB.
Teknisi Transfusi Darah PMI Bontang Modesta Cherpiani mengatakan, sudah tiga hari stok darah minim.
Untuk itu, dirinya gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya donor darah. Disamping baik untuk kesehatan, juga bisa membantu pasien yang membutuhkan.
“Di sini selalu menerapkan protocol kesehatan yang ketat. Jadi, bagi pendonor tak perlu takut. Karena sudah ada protap yang digunakan,” sebutnya saat ditemui, Selasa (22/12/2020).
Modesta (akrab Ia disapa) menyebutkan, saat ini stok darah yang banyak golongan darah B. Sisanya, hanya stok emergency saja. Stok emergency diperuntukkan bagi pasien yang perlu penanganan cepat.
Baca juga : Selain Didor Polisi, Penganiaya Wanita di Bontang Terancam 12 Tahun Penjara
“Apabila stok emergency dipakai. Maka kami meminta kelurga pasien untuk mencari pendonor sebagai pengganti darah yang dipakai,” terangnya.
Dengan kondisi ini, Ia mengajak kepada masyarakat Bontang yang ingin mendonorkan darah, datang langsung ke UTD PMI Bontang Jalan Sawi, depan Sekolah Bethlehem, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.
“Kami buka tiap hari. Jam pelayanan donor darah mulai pukul 08.00-21.00 Wita. Tetapi untuk pelayanan pasien 24 Jam,” imbuhnya.

