EKSPOSKALTIM.COM, Bontang - Memasuki penghujung tahun ajaran, ritme belajar siswa kelas VI sekolah dasar di Kota Bontang semakin meningkat.
Pasalnya, mereka harus bersiap menghadapi dua asesmen penting yang waktunya berdekatan, yakni Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Asesmen Akhir Satuan Pendidikan (AASP).
TKA dijadwalkan berlangsung mulai 20 April 2026, sementara AASP akan digelar pada 4 Mei.
Rentang waktu yang singkat, membuat siswa harus menjaga fokus belajar secara berkelanjutan tanpa jeda panjang.
Guru SD Negeri 008 Bontang Utara, Akmal Isnaeni, menyebut kondisi tersebut menuntut kesiapan ekstra, baik dari sisi akademik maupun mental siswa.
“Begitu TKA selesai, anak-anak tidak punya banyak waktu, karena harus langsung bersiap ke AASP. Jadi ritme belajar harus dijaga,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, selain menghadapi dua asesmen utama, aktivitas sekolah menjelang akhir tahun juga tetap berjalan, termasuk kegiatan siswa kelas lain yang tidak kalah padat.
Situasi ini membuat pihak sekolah perlu mengatur strategi pembelajaran secara cermat, agar seluruh materi tetap tersampaikan dengan baik dalam waktu yang terbatas.
Untuk membantu kesiapan siswa, guru-guru memberikan pendampingan melalui latihan soal secara rutin.
Metode ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus membangun kepercayaan diri siswa saat menghadapi ujian.
“Kami terus dorong dengan latihan soal supaya mereka terbiasa dengan pola ujian, sehingga bisa lebih tenang saat mengerjakan,” tutupnya.

