PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Penyebab Kematian Korban Hilang Diduga Kuat karena Zat Kimia

Home Berita Penyebab Kematian Korban ...

Penyebab Kematian Korban Hilang Diduga Kuat karena Zat Kimia
Jasad Salamang ditemukan di antara semak - semak dan pepohonan dalam keadaan terbujur kaku dan masih mengenakan pakaian lengkap dengan tangki penyemprot rumput melekat di pundaknya. (Dok Polsek Bontang Utara)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Misteri kematian Salamang alias Opa (71) yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (26/7) pukul 22.00 malam berhasil terkuak.

Kepolisian Sektor (Polsek) Bontang Utara memastikan kematian warga Lakis, Jalan Kapal Selam RT 16 Kelurahan Loktuan Kecamatan Bontang Utara itu karena menghirup zat kimia.

"Hasil visum dari rumah sakit mengetahui penyebab kematian korban diduga kuat karena menghirup zat kimia dari penyemprot rumput yang dibawanya," jelas Kapolsek Bontang Utara Iptu Muklas Hariyanto kepada Ekspos Kaltim, Kamis (27/7) siang.

Kapolsek mengatakan, hasil penyelidikan jajarannya memperkuat dugaan penyebab kematian korban itu. Tak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan benda tumpul atau tajam pada jasad. 

Korban,dari keterangan pihak keluarga kepada petugas, memiliki riwayat penyakit pada saluran pernapasan.

"Sebelumnya keluarganya sudah mewanti-wanti agar tidak beraktifitas di kebun karena mengidap penyakit semacam sesak napas," jelas perwira pertama berpangkat dua balok ini.  

"Kematian dianggap wajar dan pihak keluarga menerima," sambungnya. Jenazah Salamang pun sudah dimakamkan sekitar pukul 10 .00 pagi tadi di pemakaman Loktuan.

Sebelumnya, pada Rabu (26/7) malam pihaknya menerima pengaduan dari Rosmila, (35), bahwa orang tuanya tak kunjung pulang ke rumah hingga jam 22.00.  

Baca juga: Angka Kekerasan Anak Menurun, Bontang Menatap Kota Layak Anak

Sore hari, Salamang pamit berangkat ke kebun salak di Kilometer 13 Sangatta melalui Kelurahan Guntung.
Pencarian yang dilakukan Babinkamtibmas Loktuan Bripka Bajuri dan FKPM Loktuan, serta keluarga di sekitar kebun membuahkan hasil.  

Ia ditemukan di antara semak - semak dan pepohonan. Dalam keadaan tubuh terbujur kaku dan masih mengenakan pakaian lengkap dengan tangki penyemprot rumput melekat di pundaknya.  

"Pada jam 23.00 malam kami berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia," jelas kapolsek. Sejurus kemudian, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Pupuk Kaltim guna keperluan visum.


Editor : Fariz Fadhillah
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :