EKSPOSKALTIM, Samarinda - Sebanyak 11 orang diamankan Sat Sabhara Polresta Samarinda dalam operasi cipta kondisi, Rabu (26/7) malam tadi.
Enam di antaranya merupakan anak jalanan yang kerap meresahkan dengan kegiatan kumpul-kumpul di sejumlah titik. Sementara 5 orang lainnya diamankan karena tidak memiliki identitas diri.
"Anak-anak seharusnya tidak bekerja di jalanan, serta untuk kepentingan keamanan dan ketertiban masyarakat sudah seharusnya selalu membawa kartu identitas diri," kata Kompol Sarman, kepala Satuan (Kasat) Sabhara, saat diwawancara Ekspos Kaltim usai kegiatan.
Kesebelas orang tersebut digiring ke Mako Polresta Samarinda untuk di data. Anak jalanan, kata dia, nantinya akan diserahkan ke Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. Karena anak jalanan termasuk tanggung jawab pemerintah .
"Untuk anak jalanan pagi ini kami serahkan ke Dinas Sosial," ujarnya.
Cipkon merupakan kegiatan rutin, yang kali ini sasarannya adalah anak jalanan serta orang tanpa identitas diri.
Operasi tersebut di gelar di sejumlah titik yang dianggap kerap di jadikan tempat aktivitas anak jalan dan tempat tongkrongan, salah satunya di persimpangan Mal Lembuswana dan kawasan tepian.

