PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

DINILAI KEHILANGAN JATI DIRI, HIMPUNAN MAHASISWA BONTANG ANGKAT BICARA

Home Berita Dinilai Kehilangan Jati D ...

DINILAI KEHILANGAN JATI DIRI, HIMPUNAN MAHASISWA BONTANG ANGKAT BICARA
Foto : Deddy Akbar Ali Ketua Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) cabang Bontang. (Eksposkaltim/Arsyad)

EKSPOSKALTIM, Bontang - Terkait kritikan Megawati Harsono, mantan aktifis asal makassar yang menilai mahasiswa Bontang kurang kritis dan kehilangan jati diri, dengan tidak adanya pergerakan yang dilakukan dalam menjalankan peran sebagai  Agent Of Change (agen perubahan) dan sosial kontrol, Ketua Himpunan Mahasiswa Bontang (HMM) cabang Bontang, Deddy Akbar Ali, angkat bicara dan menanggapi dingin persepsi mantan aktifis asal makassar tersebut.

Menurutnya hal tersebut adalah kritikan yang sangat berharga bagi HMB cabang Bontang sebagai wadah dari Mahasiswa di Kota Bontang. Ia tak menampik jika selama ini yang terlihat di masyarakat, mahasiswa Bontang tidak pernah melakukan demonstrasi sebagai salah satu cara pengawalan terhadap pemerintah. Namun menurutnya, untuk menyampaikan aspirasi dan melakukan pergerakan, mahasiswa tak selamanya harus turun aksi kejalan untuk melakukan demonstrasi.

"Kita perlu garis bawahi, bahwa pergerakan mahasiswa di Kota Bontang bukannya tidak ada, tetapi sampai sekarang belum ada permasalahan di Kota Bontang ini yang betul-betul harus di kritik," kata Deddy saat ditemui dikediamannya, Jalan Mulawarman, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (25/6/2016).

Deddy menambahkan, pergerakan mahasiswa di Bontang harus di kaji lebih dalam, jangan hanya melihat pergerakan itu dari satu sudut pandang saja. Pergerakan mahasiswa di Kota Bontang menurutnya banyak berafiliasi terhadap aksi-aksi sosial.  

"Mahasiswa di Bontang ini juga kita harus akui kebanyakan yang sudah bekerja. Mungkin saja yang melakukan kritikan ini belum tahu lebih jauh terkait pergerakan kami di HMB Bontang, kami kebanyakan melakukan aksi-aksi sosial. Namun tidak masalah jika ada kritikan seperti ini," pungkasnya.

Deddy berharap adanya kritikan tersebut, mahasiswa Bontang bisa selalu bersinergi untuk melakukan pergerakan sebagaimana fungsi seorang mahasiswa.

"Mudah-mudahan teman mahasiswa yang ada di Kota Bontang bisa bersinergi, karena kita ketahui bahwa mahasiswa di Kota Bontang sudah sangat berkembang pesat dari empat kampus yang ada, STTIB, UNIJAYA, STITEK dan STIT SYAM," tutupnya.


Editor : Maulana
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :