EKSPOSKALTIM, Bontang – Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang merenggut korban jiwa kembali terjadi sekira pukul 14.15 Wita, Kamis (13/4). Sebuah mobil tangki dan pikap yang saling berhadapan terlibat insiden di turunan Jalan Poros Bontang-Samarinda kilometer 60.
Akibat dari kecelakaan tersebut M. Jalil menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Tak hanya itu, rekannya bernama Jamadi mengalami luka berat di sekujur tubuhnya.
Dari informasi yang ada, mobil tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) KB 9888 QE dikemudikan oleh Lamiran, warga Jalan M. Yamin RT 12 Kelurahan Sempaja Kota Samarinda. Sedangkan sebuah pikap hitam KT 8467 UJ dikendarai oleh M. Jalil warga, Desa Batuah Loa Janan Km. 30 Kota Tenggarong.
Kapolres Bontang AKBP Andy Ervyn langsung mengintruksikan Kapolsek Marangkayu Iptu Yusuf untuk melakukan olah lokasi kejadian. Berdasarkan penuturan saksi mata di lapangan, kata Kapolsek, sesaat sebelum insiden terjadi pikap hitam tampak keluar dari garis jalur pembatas. Nahas, hendak banting stir, datang sebuah truk tangki dari arah berlawanan. Kedua kendaraan berbeda bobot ini pun saling berhadapan, tabrakan tak dapat terhindarkan.
“Dari penuturan saksi mata dan supir tangki, mobil pikap sempat mengambil jalan agak masuk ke tengah sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari. Ya, kondisi supir (pikap) meninggal dunia,” beber perwira berpangkat balok dua itu kepada EKSPOSKaltim, (13/4) sore tadi.
“Selain supir yang tewas ditempat, rekannya yang ikut didalam mobil pikap juga mengalami luka serius dan sudah dibawa ke rumah sakit di Samarinda,” tambahnya.
Sampai sekarang kedua kendaraan tersebut masih berada di lokasi kejadian dan tengah dalam pengamanan pihak kepolisian PJR Polsek Marangkayu. Sementara si supir tangki saat ini masih dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
“Saya masih di lokasi kejadian bersama personil PJR untuk mensterilkan arus lalin serta mengondisikan kedua unit tersebut,” pungkasnya.

