EKSPOSKALTIM.com, Kutim - Di Kutai Timur, Ujian nasional (UN) telah berlangsung dengan lancar. Namun, tidak semuanya menggunakan komputer. Hal ini menjadi PR Pemkab Kutim ke depannya.
Terdapat 91 SMP negeri maupun swasta yang telah melaksanakan UN dari 5.695 siswa kelas sembilan se-Kutim, sejak Senin (22/4).
Dari 5.695 siswa kelas sembilan se-Kutim, terdapat 91 SMP negeri maupun swasta yang telah melaksanakan UN sejak Senin (22/4).
“Namun, dari jumlah tersebut, baru 2.386 pelajar dari 16 SMP di Sangatta yang mengikuti ujian dengan sistem berbasis komputer atau UNBK. Sisanya (3.309 pelajar) masih menggunakan sistem kertas dan pensil atau UNKP,” ungkap Kadisdik Kutim Roma Malau, di sela peninjauan ujian di SMP 1 Sangatta Utara.
Menurut Sukartini, Kepala Sekolah SMP 1, dari total 307 siswa, ujian di sekolahnya hanya diikuti 304 pelajar –tiga siswa adalah pengandang disabilitas tidak wajib UNBK.
Pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut dilakukan tertutup. Tidak ada yang boleh masuk, kecuali peserta ujian, guru dan panitia ujian. (adv)

