EKSPOSKALTIM, Mahulu – Suasana hening di siang bolong Kampung Ujoh Bilang, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mendadak riuh.
Warga digegerkan penemuan sesosok mayat di gorong-gorong jalan poros kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mahulu, pada Selasa (22/8).
Polisi langsung bertindak cepat untuk mengevakuasi mayat tersebut ke Puskesmas Induk Ujoh Bilang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan foto yang beredar, mayat tersebut berjenis kelamin pria, mengenakan jaket abu-abu dan celana pendek jenis jins biru, memiliki tato di bagian dada kiri dan di tangan kanan.
Selain itu, terdapat luka sobekan di bagian kepala belakang berukuran sepanjang jari kelingking dewasa.
Luka sobekan itu juga dibenarkan oleh salah seorang petugas Puskesmas Induk Ujoh Bilang. Namun ia enggan untuk membeberkan lebih dalam mengenai mayat tersebut.
Sebab, hingga berita ini selesai diketik, proses visum masih berlangsung.
“Ada sobekan di bagian kepala. Tapi tunggu hasil visum aja,” kata perempuan yang namanya enggan diwartakan itu.
Kapolsek Ujoh Bilang Iptu Kasiyono mengatakan, mayat tersebut diketahui bernama Ibau, berasal dari Kampung Long Tuyq, Kecamatan Long Pahangai.
Sehari-harinya, Ibau bekerja sebagai kuli bangunan di daerah Sebenak.
“Usianya berkisar kepala tiga,” katanya kepada media ini di Mapolsek Ujoh Bilang.
Kasiyono memaparkan, penemuan Ibau berkat laporan dari warga bernama Hasim Asari (39), sekira pukul 12.30 Wita.
Saat ditemukan, kondisi Ibau sudah tak bernyawa, dengan posisi tubuh telentang menghadap langit. Selain itu, terdapat sebuah motor jenis bebek berwarna kuning dan putih tanpa plat nomor di dekat tubuh mayat.
Diduga, Ibau tewas setelah jatuh bersama motornya ke dalam gorong-gorong tersebut. Disinggung mengenai luka robekan di kepala Ibau, dia menduga hal itu terjadi karena benturan dengan benda keras.
Namun, dipastikannnya proses penyelidikan kematian Ibau masih terus berjalan.
“Apakah ini murni karena laka (kecelakaan) tunggal, atau ada hal lainnya, masih kami dalami lagi,” jelas perwira balok dua di pundak itu.
Media ini sempat bertemu dengan salah seorang yang mengaku sebagai keluarga dari Ibau di Mapolsek Ujoh Bilang.
Saat diperlihatkan motor berwarna kuning-putih tanpa plat nomor yang diamankan di Mapolsek, perempuan berperawakan kurus itu mengaku mengenal motor tersebut. Namun, dia tak ingin diwawancarai.
“Iya, benar. Semalam, sekitar jam 12 dia (Ibau) mabuk berat,” katanya sambil bergegas pergi.

