PORTAL BERITA ONLINE NEWS AND ENTERTAINTMENT ONLINE BERANI BEDA..!! MENGEKSPOS KALIMANTAN & TIMUR INDONESIA

Jalur Darat Mahulu-Kubar Dikebut, Pembukaan Lahan Terkendala Topografi Berbukit

Home Berita Jalur Darat Mahulu-kubar ...

Jalur Darat Mahulu-Kubar Dikebut, Pembukaan Lahan Terkendala Topografi Berbukit
Paling cepat 2020 mendatang jalur darat penghubung Mahulu menuju Kubar ini mulai diaspal. (Dok Ekspos Kaltim)

EKSPOSKALTIM, Mahulu – Pembangunan jalan lintas Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) menuju Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus dikebut.

Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Mahulu tengah melakukan pembukan lahan dan pengerasan tanah untuk pembangunan jalan lintas Mahulu-Kubar tersebut.

“Kesulitan kami (DPUPR Mahulu), karena daerahnya banyak perbukitan dan hutan-hutan masih lebat,” kata Kepala Seksi (Kasi) Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Mahulu Andreas Ario S kepada Ekspos Kaltim, Rabu (23/8).

Soal dana, dia menuturkan, butuh sekira Rp 60 miliar untuk proses pembukaan lahan hingga pengerasan tanah selesai. Dana tersebut berasal dari APBD Mahulu.

“Selain APBD, kami juga mengajukan proposal ke pusat dan provinsi (Kaltim) untuk membantu dalam pendanaan pembangunan jalan ini,” tuturnya.

Ditanya soal kapan jalan akan siap pakai, dia tidak berani berspekulasi lebih jauh. Mengingat kondisi keuangan daerah Mahulu yang masih terengah-engah. 

Oleh karenanya, menurut dia, butuh waktu yang cukup lama agar pembangunan jalan jalan lintas Kabupaten Mahulu-Kubar itu rampung.

“Melihat kondisi keuangan yang sedang defisit ini, kami realistis aja-lah, mungkin di atas tahun 2020 baru diaspal atau dicor. Yang jelas tidak dalam waktu dekat ini,” jelas Andreas.

Dia menerangkan, keberadaan jalan lintas Mahulu-Kubar sudah dirasa sangat penting. Sebab, dengan adanya jalan tersebut, aktivitas keluar-masuk daerah akan semakin mudah dan baik. Selain itu, perekonomian pastinya akan lebih meningkat

“Ya, mudah-mudahan cepat selesai, karena jalan ini pastinya akan sangat membantu masyarakat,” pungkasnya.

Diketahui, saat ini terdapat tiga jalur keluar-masuk Mahulu, yakni jalur Sungai Mahakam, udara dan darat. Namun warga Mahulu lebih sering menggunakan jalur sungai. Sebab harganya relatif terjangkau daripada menggunakan jalur udara.

Tingkat keselamatan jalur sungai juga lebih tinggi ketimbang menggunakan jalur darat.

Lantaran jalur darat jalannya masih belum teraspal merata dan belum terbuka dari belantara hutan. Bahkan, masih banyak di jalur darat yang belum terpasang penerangan jalan di malam hari, hingga rawan terjadinya aksi kejahatan. (adv)


Editor : Benny Oktaryanto
Tags : \\

Apa Reaksi Anda ?

0%0%0%0%0%0%0%0%
Sebelumnya :
Berikutnya :