EKSPOSKALTIM.COM, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi berharap sektor pajak dioptimalkan agar mampu menjadi penyumbang besar dalam pembangunan daerah di Kalimantan Timur.
Karena saat ini kata dia, pendapatan sektor pajak di Kalimantan Timur masih rendah. Apalagi sektor pajak kendaraan bermotor yang dinilai besar pun masih belum memenuhi target.
Dia jelaskan, untuk kendaraan bermotor sendiri masyarakat masih membeli di luar daerah atau luar Kalimantan Timur.
Sehingga untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) pun harus dibayarkan ke daerah yang bersangkutan.
Banyak yang beli semisal dari Pulau Jawa, lantas kendaraannya dibawa ke Kalimantan Timur.
"Yang menikmati pajaknya daerah asal kendaraan tersebut, bukan Kaltim," kata politisi partai Gerindra ini, Rabu (26/5/2021).
Ia juga menyoroti perusahaan yang bergerak di pertambangan batu bara dan perkebunan sawit.
Perusahaan tersebut rata-rata membeli atau menyewa kendaraan alat berat dari luar daerah.
Padahal, banyak jalan rusak di Kaltim karena seringkali dilalui kendaraan tonase berat, namun pajaknya tidak masuk ke kas daerah. (adv)

