EKSPOSKALTIM.com, Bontang - Seekor Orangutan yang ditemukan di Area Taman Nasional Kutai (NTK), Desa Teluk Pandan, Kutai Timur (Kutim), menghembuskan nafas terakhirnya.
Berdasarkan hasil ronsen, sedikitnya terdapat 130 butir peluru senapan yang ditemukan bersarang pada tubuh dan kepala Orangutan tersebut.
Satwa primata itu awalnya ditemukan warga sekitar pada Sabtu 3 Februari 2018 lalu. Mendapat informasi itu, pihak TNK langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Namun saat itu, pihak TNK tak bisa langsung melakukan mengevakuasi akibat terkendala dengan keberadaan buaya, karena orangutan tersebut berada dibawah air.
Baca: Edarkan Sabu, Pria Pengangguran di Kutim Diringkus Polisi
Orangutan tersebut baru berhasil dievakuasi oleh pihak TNK pada Senin 5 Februari 2018, pukul 12:00 wita siang, dengan menggunakan perahu rakitan.
“Untung saja pada saat evakuasi orang utannya tidak berontak. Karena Petugas TNK membuat rakit dan secara pelan-pelan memancing ke pinggiran danau,” ujar Staf Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) TNK, Dedi Setyawan.
Setelah itu, TNK langsung berkoordinasi dengan Center for Orangutan Protection (COP) untuk memberi pertolongan medis dan membawah orangutan ke kantor TNK. Namun, Selasa 6 Februari 2018, pukul 01:55 wita dini hari, primata itu mati lantaran kondisinya yang sudah sangat kritis.
Setelah orang utan itu mati, di hari yang sama, pihak COP langsung membawa jasadnya ke RS PKT Bontang untuk dilakukan autopsy.
Baca: Mayat Arbain Ditemukan Ngambang di Bibir Sungai
Kepada awak media, Pendiri COP, Hardi Baktiantoro menuturkan, sejak pukul 10:30 hingga 01:30, Rabu 7 Februari 2018 dini hari, proses autopsi sudah mencapai 50 persen. Dan ditargetkan rampung sekira pukul 02:30 pagi.
"Prosesnya masih panjang untuk mengetahui penyebab kematiannya. Sementara baru 7 peluru yang berhasil dikeluarkan dari tubuh orangutan," ucapnya di RS PKT Bontang.
Tonton juga video-video menarik di bawah ini:
VIDEO: VIDEO: Sabu Seberat 43,4 Gram Asal Kaltim Gagal Beredar di Bone
ekspos tv
VIDEO: Kisruh Pilkada Bone, Umar-Madeng Lapor KPU ke Polisi
ekspos tv
VIDEO: Tanpa Dihadiri Ketua dan Bendahara, DPC Hanura Bontang Jalani Verifikasi Faktual
ekspos tv

