Balikpapan, EKSPOSKALTIM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Balikpapan mengingatkan masyarakat Kalimantan Timur agar mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Peringatan ini menyusul banyaknya titik panas yang terdeteksi dalam beberapa hari terakhir.
Pada Kamis (3/10), BMKG mencatat 307 titik panas tersebar di sembilan kabupaten/kota. Sehari berikutnya, Jumat, terpantau 40 titik panas di empat kabupaten: Paser, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Berau.
“Kami imbau masyarakat dan semua elemen terkait tetap memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan waspada terhadap potensi adanya titik api yang bisa menyebabkan karhutla,” ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sepinggan Balikpapan, Diyan Novrida, dikutip Sabtu.
Ia mengingatkan warga tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat kondisi ranting dan dahan kering sangat mudah memicu api.
Diyan menjelaskan, BMKG hanya bertugas menyampaikan informasi titik panas kepada dinas terkait dan masyarakat, lengkap dengan tingkat kepercayaan kebakaran dan titik koordinat. Selanjutnya, instansi teknis akan melakukan pengecekan maupun penanganan di lapangan.
“Jika titik panas terdeteksi dengan tingkat kepercayaan tinggi, biasanya pihak terkait langsung menuju lokasi sambil membawa peralatan pemadaman,” katanya.
Rincian titik panas pada Jumat (4/10) antara lain: Kabupaten Paser sebanyak 34 titik, tersebar di Batu Sopang (7), Batu Engau (24), Kuaro (1), Long Kali (1), dan Muara Komam (1). Kabupaten Berau satu titik di Segah, Kutai Barat satu titik di Barong Tongkok, serta Kutai Kartanegara empat titik di Loa Janan.

